Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Supriatni Keluhkan Pelayanan RSUD

  • Bagikan
Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Supriatni Keluhkan Pelayanan RSUD

DEPOKTIME.COM,Depok-Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Supriatni dari Fraksi Partai Golkar keluhkan pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok yang tidak berpihak kepada masyarakat dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang II Tahun Sidang 2019-2020. Keluhan tersebut diutarakannya saat berada di atas podium.

Dirinya menjelaskan kronologi keluhan para pasien terkait pelayanan di Unit Gawat Darurat RSUD Depok yang dikatakannya tidak berpihak pada pasien. Dimana ada beberapa pasien yang tidak ditangani lantaran tak mendapatkan tempat tidur yang layak, terlebih salah seorang diantaranya adalah pasien nenek-nenek

Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Supriatni Keluhkan Pelayanan RSUD.

“Itu yang nenek-nenek komplain, mau minta selonjoran saja tidak bisa, tolong didengarkan ini untuk (pihak) RSUD (Depok),” ujar Supriatni dengan nada tinggi karena kesal di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Kota Depok, Komplek Perkantoran Kota Kembang, Cilodong pada Senin (06/01/2020).

Belum selesai menjelaskan keluhan, penyampaian Supriatni ini pun langsung di potong oleh Ketua DPRD Kota Depok, TM Yusufsyah Putra dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebab, keberadaan Supriatni di podium dijadwalkan untuk pemaparan rencana kerja Alat Kelengkapan Dewan namun justru dibumbui dengan penjabaran keluhan-keluhan warga yakni pasien RSUD yang dinilai tidak tertangani dengan baik.

“Cukup Bu Supriatni, nanti Komisi D bisa memanggil langsung RSUD untuk di komunikasikan. Silahkan lanjutkan lagi pemaparan kinerja,” jelas Putra menyela omongan Supriatni.

Mendengar sanggahan Putra sapaan akrab Ketua DPRD Depok, Supriatni pun nurut dan kembali menjabarkan rencana kinerja Komisi D di depan anggota dewan lainnya yang juga dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dimana dalam ruangan tersebut juga dihadiri Direktur RSUD Depok, Dr. Devi Maryori yang baru dilantik pada Jumat (03/01/2020).

Menanggapi keluhan Ketua Komisi D Supriatni, Direktur RSUD Depok, Dr. Devi Maryori menjelaskan kondisi yang dikeluhkan Supriatni terjadi lantaran Gedung UGD di RSUD Depok sedang dalam tahap renovasi sehingga penanganan para pasien untuk sementara waktu di pindah ke Gedung Forensik.

“Gedung UGD masih tahap renovasi dan kami belum bisa gunakan secara maksimal karena belum ada serah terima dari pihak pelaksana pembangunannya,” tandasnya.(Udine/DT).

  • Bagikan