Habis Sahur, Satu Nyawa Melayang Dalam Tawuran

  • Bagikan
Habis Sahur, Satu Nyawa Melayang Dalam Tawuran

DEPOKTIME.COM, Depok-Akibat terprovokasi selama tiga hari berturut-turut melalui handphone, AB salah seorang warga Kelurahan Cisalak tewas dalam tawuran setelah sahur akibat sabetan senjata tajam berupa celurit yang mengenai bagian Dada, Perut dan Tangan Kiri.

Menurut keterangan saksi, DB (17tahun), pelaku dari Sugutamu berjumlah 9 orang berboncengan mengendarai kendaraan rida dua sebanyak 3 Unit. Dan para pelaku dari Sugutamu seluruhnya bawa Sajam.

“Sebelum tawuran terjadi, di provokator oleh seorang nama panggilan Aldo dari Sugutamu. Seluruh pelaku tawuran dari Sugutamu di provokasi oleh Aldo melalui HP selama 3 hari berturut-turut,” ujar DB, Ahad (03/05/2020).

Lebih lanjut dirinya menerangkan bahwa para pelaku dari Gang Mesjid sebelumnya sedang beristirahat di sebuah toko Jl. Raya Duta Pelni sehabis membangunkan sahur.

“Saat tawuran terjadi, korban lari mendekat ke para pelaku dari Sugutamu dengan maksud untuk mencegah terjadinya tawuran. Korban membawa Sajam berupa clurit namun terlempar saat menahan para pelaku dari Sugutamu. Kemudian korban terkena clurit lawan, korban terkena pada bagian Dada, Perut dan Tangan Kiri,” terangnya.

Mengetahui korban tergeletak berlumuran darah, dirinya bersama rekan-rekannya, membawa korban kesalah satu rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan, akan tetapi korban tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.

“Kami sempat mengejar para pelaku yang menclurit korban dengan menggunakan motor,” jelasnya.

Diketahui bahwa korban merupakan Pegawai Cleaning Service RS Tugu Ibu. Dan untuk 3 orang saksi saat ini ada di Polsek Sukmajaya. (Udine/DT).

  • Bagikan