Mohammad Idris Bantah Beberkan Data Warga Positif Covid-19

  • Bagikan
Mohammad Idris Bantah Beberkan Data Warga Positif Covid-19

DEPOKTIME.COM, Depok-Wali Kota Depok Mohammad Idris bantah menyebutkan nama serta alamat warga Depok yang positif terjangkit Virus Covid-19.

Hal tersebut dijelaskan setelah dirinya mendapatkan kritikan dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad yang menyebutkan bahwa dua orang pasien yang dinyatakan positif corona tinggal Perumahan Studio Alam Indah, Sukmajaya, Depok. Alamat ini diketahui atas informasi Wali Kota Depok Mohammad Idris kepada media dikutip dari Kumparan.

“Ini saya sayangkan, sebenarnya kepala daerah harus memelihara iklim kondusif. Nah, dan juga data pribadi pasien juga dilindungi oleh undang-undang untuk kemudian tidak disebarluaskan walaupun oleh otoritas yang kemudian berwenang untuk itu,” ucap kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (03/03/2020).

Kritikan tersebut diluruskan oleh orang nomor satu di Kota Depok yang menyebutkan bahwa dirinya mendapatkan dari medsos.

“Saya tidak menyebut nama dan alamat, yang menyebutkan adalah kalian (medsos). Tanyakan medsos dari mana, saya hanya bertanya, apakah benar ini alamat ini, saya hanya membaca. Tapi salahnya saya adalah saya baca, tapi dari medsos bukan pernyataan saya. Sampai saat ini saya tidak tahu namanya,” sangkal Mohammad Idris pada Rabu (04/03/2020).

Dirinya berharap kepada masyarakat agar tetap waspada dan jangan panik. Dari data, tingkat kematian karena Virus Corona jauh lebih rendah dari tingkat kematian dari TBC.

“Tingkat untuk sembuh bagi sipenderita Corona bukan 87 persen. Akan tetapi 97 persen, Insya Allah optimis bisa sehat kembali,” jelasnya.

Terkait dengan keadaan pasien yang bersangkutan, ia mendapatkan kabar sudah membaik. Dan para dokter juga optimis untuk penyembuhannya agar sehat kembali.

“Ketika pasien sudah sembuh dan sudah berada dilingkungannya kembali diharapkan masyarakat
tidak menghindar dari dirinya,” harapnya.

Untuk pelayanan masyarakat terkait informasi Virus Corona, Ia menegaskan sudah mendirikan media centre untuk konsultasi kesehatan bagi warga sekitar lokasi.

“Kami sudah buka media centre untuk Corona selama 14 hari kedepan. Dari pagi sampai jam 12, untuk masyarakat wilayah sekitar,” tandasnya. (Udine/DT).

  • Bagikan