Mohammad Idris Akan Hibahkan Sarana dan Prasarana ke SMPN 20 Depok

  • Bagikan
Mohammad Idris Akan Hibahkan Sarana dan Prasarana ke SMPN 20 Depok

DEPOKTIME.COM, Depok-Dalam kunjungannya meninjau Ruang Kelas Baru (RKB) yang berjumlah delapan ruang di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 20 Depok, Walikota Depok, Mohammad Idris akan menghibahkan Sarana dan Prasarana Olahraga dan Seni Budaya.

Mohammad Idris dalam pidatonya berjanji tahun ini akan memberikan bantuan/hibah kepada SMPN 20 untuk tambahan sarana prasarana olahraga dan seni budaya.

Mohammad Idris Akan Hibahkan Sarana dan Prasarana ke SMPN 20 Depok

“Anggarannya berasal dari hibah APBD perubahan yang rencananya akan diajukan Februari atau Maret,” ujar Mohammad Idris.

Dirinya juga menjanjikan, akan memberikan hadiah Bus sekolah bagi SMP Negeri yang masuk 5 besar peraih NEM tertinggi se Kota Depok.

“Pemkot Depok belum bisa membelikan Bus sekolah untuk semua sekolah negeri yang jumlahnya 26 sekolah, dikarenakan anggarannya terbatas. Makanya kita akan berikan hadiah bagi SMP Negeri yang NEM nya 5 besar tertinggi se Kota Depok,” janji Mohammad Idris.

Lebih lanjut dirinya menerangkan bahwa bantuan Bis Sekolah ini merupakan salah satu solusi dampak dari keterbatasan sarana prasarana sekolah. Sehingga banyak anak-anak membawa kendaraan ke sekolah yang sebenarnya ini merupakan pelanggaran undang-undang berlalu lintas. Karena peraturannya harus ada SIM, sementara umurnya belum cukup untuk mendapatkan SIM.

Selanjutnya Mohammad Idris juga berpesan, agar nantinya gedung baru ini bisa dijaga, dipelihara, dan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Bukan hanya itu, lanjut Mohammad Idris, yang lebih penting adalah pendidikan karakter yang harus dibiasakan disekolah.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok, Dudi Miraz mengatakan delapan ruang kelas baru yang ada dilantai tiga, termasuk toilet difasilitasi exhaust Fun (Penghisap Udara) dan peralihan lapangan, pos jaga, pagar depan, pagar exciting dan pagar pintu gerbang.

“Dinas Rumkin hanya membangun bukan mengejar volume tetapi pemanfaatannya bisa betul-betul dirasakan tepat waktu dan sesuai dengan spek yang telah direncanakan,” pungkasnya. (Udine/DI/DT)

  • Bagikan