Langka, Olahraga Tradisional Dipertandingkan

  • Bagikan
Langka, Olahraga Tradisional Dipertandingkan

SUARADEPOKNEWS.COM, Depok-Budaya Tradisional adalah budaya yang harus dipertahankan dan diperkenalkan oleh para generasi, agar budaya tradisional tidak tergerus oleh kemajuan jaman.

Untuk memperkenalkan budaya tradisional melalui olahraga, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Depok (Disporyata) akan menggelar Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Kota Depok yang akan digelar pada 25-27 Agustus 2017 mendatang ini, dikhususkan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 1-6 di seluruh kecamatan di Kota Depok.

“Untuk tahun ini kita menggelar Pekan Olahraga Tradisional yang dikhususkan untuk tingkat SD kelas 1-6 di seluruh Kecamatan di Kota Depok,” papar Kepala Disporyata Kota Depok, Agus Suherman, Rabu (18/07/2017).

Lebih lanjut Agus Suherman mengatakan, ajang ini untuk memperkenalkan lebih dekat mengenai budaya tradisional di Kota Depok Kepada anak-anak sejak dini. Terlebih, beberapa lomba yang dipertandingkan nanti sudah mulai langka di masyarakat.

“Budaya tradisional ini harus diperkenalkan pada anak-anak, dengan diperkenalkannya budaya tradisional ini kepada anak-anak, tentunya anak anak lebih mengetahui dan mencintai budaya indonesia,” katanya.

Dijelaskan Agus, Pekan Olahraga Tradisional Kota Depok, akan mempertandingkan kelom batok, balap karung, dagongan, gangsing, egrang, dan terompah.
Untuk semua lomba persyaratannya sama. Namun, untuk permainan dagongan, peserta yang akan mengikuti harus memiliki berat badan 45 kilogram.

“Hanya lomba dagongan syarat berat badan 45 kilogram untuk peserta putra, agar bisa seimbang saat lomba,” pungkasnya.(AR/SDN)

  • Bagikan