BERITA  

Juragan Kerupuk Kulit, Brand Makanan Ringan Ditengah Pandemi Covid

Juragan Kerupuk Kulit, Brand Makanan Ringan Ditengah Pandemi Covid

DEPOKTIME.COM, Depok-Pandemi Covid-19 bukan suatu masalah bagi siapa saja yang ingin berkreasi dan berkarya menjadikan sebagai peluang bisnis. Salah satunya, Juragan Kerupuk Kulit, brand kekinian ditengah pandemi Covid-19 yang digagas oleh seorang ibu rumah tangga asal Kota Depok, Rinie.

Sebagai pelaku bisnis, kerugian akibat pandemi Covid-19 telah berdampak luas tidak hanya bagi kesehatan, namun juga dari sisi ekonomi. Untuk itu, Rinie berusaha tidak terpuruk dalam keadaan yang belum ada kepastiannya ini.

“Ide usaha ini muncul dari sang buah hati, Adinda Natasya yang saat ini duduk dibangku perguruan tinggi. Setelah melakukan pemasaran secara online, alhamdulillah, hasilnya menjanjikan,” ucap Rinie kepada Depoktime.com pada Ahad (21/06/2020).

Juragan Kerupuk Kulit, Brand Makanan Ringan Ditengah Pandemi Covid

Dirinya menerangkan bahwa saat Adinda Natasya melihat peluang di UMKM dengan metode pemasaran melalui online, maka langsung mulai memilih bahan pokok kerupuk kulit yang berkualitas.

“Awal mulanya dinamakan Kerupuk Kulit Jagal, yaaa, karena bahan utamanya dibeli langsung dari tempat pemotongan hewan (Jagal). Berdasarkan masukan dari kerabat serta lainnya, diganti dengan Juragan Kerupuk Kulit. Dan saat ini hanya tersedia varian original. Kebetulan karena baru awal, kami belum melakukan inovasi untuk beberapa varian rasa. Next untuk kedepannya kami akan buat varian rasa,” terangnya.

Dirinya meyakini bahwa bisnis olahan kerupuk kulitnya itu bakal diterima di pasaran. Karena produknya termasuk makanan yang bisa dibuat cemilan bahkan bisa menjadi makanan pendamping nasi serta makanan lainnya.

“Kalau peluang sangat besar, karena target pasar kami adalah semua segmen. Ibu rumah tangga, bahkan anak-anak kost dan rumah makan,” ujarnya dengan mimik wajah penuh dengan keyakinan.

Selain itu, Rini merasa terbantu lantaran promosi produk yang diberi nama Kerupuk Kulit Jagal ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Apa yang dilakukannya ini adalah bagian dari usaha dan kerja keras. Ia tak ingin larut dalam kesedihan atau hanya sekedar berpangku tangan di tengah pandemi.

“Ketika kita semua terdampak dari Covid 19, saya sadar harus puter otak bagaimana kita harus mencari alternatif lain mencari peluang untuk bisnis. Saya juga ingin berterima kasih untuk temen-teman anak saya yang sudah mau mengendore gratis, ada Nadia, komedian Yudha Keling yang sudah dengan mudah dimintai tolong, serta teman-teman media di Kota Depok,” pungkasnya.(Udine/DT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *