Hoax Sudah Ada Sejak Jaman Nabi Adam, KH Maman Imanulhaq: Mereka Pengikut Iblis Laknatullah

  • Bagikan
Hoax Sudah Ada Sejak Jaman Nabi Adam, KH Maman Imanulhaq: Mereka Pengikut Iblis Laknatullah

DEPOKTIME.COM, Bogor-Kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 diwarnai kampanye hitam, kabar bohong (hoax) dan fitnah. Adalah pasangan Capres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang kerap menjadi sasaran tembaknya.

Mengenai hal ini, Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, KH Maman Imanulhaq angkat bicara. Menurutnya, sejarah hoax itu sebenarnya sama lamanya dengan sejarah manusia itu sendiri. “Nabi Adam adalah korban hoax yang dilakukan oleh Iblis laknattullah, dan kita tahu juga anak Nabi Adam ketika itu, itu bertengkar karena hoax. Makanya, hoax adalah musuh kita semuanya, hoax menggangu akal sehat, mengancam demokrasi dan akan memecahkan persaudaraan,” tegas KH Maman Imanulhaq di sela-sela lawatannya ke Sekretariat Relawan Dozer dan Rumker Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin Bogor, Selasa (26/03/2019).

Karena itu, Kiai Maman berpesan kepada seluruh relawan dan jaringan pendukung Capres 01 untuk melawan hoax dan politik adu domba dengan melakukan kampanye yang bermartabat. ”Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin harus membangun gerakan literasi media agar masyarakat tahu mana berita yang benar, mana yang tidak. Mana yang factnews mana yang hoax,” ujar KH Maman Imanulhaq.

Menurut kiai, ada beberapa langkah untuk memerangi hoax. Pertama, melakukan literasi media. Hal ini menjadi sangat penting, dimana rakyat bisa memilah dan memilih mana berita yang hoax mana yang tidak. Yang kedua, tabayun. Jangan langsung mentah-mentah menerima berita, tetapi harus melakukan klarifikasi sampai sejauh mana berita itu benar atau tidak. Ketiga, jangan sharing sebelum saring. “Jangan main share informasi, cek dulu, disaring dulu beritanya. Benar apa tidak. Karena dampaknya berbahaya jika kita main sharing berita begitu saja,” papar KH Maman Imanulhaq.

Terakhir, pasangan Capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin mendapat serangan hoax dan fitnah di mana-mana. “Karena itu, tugas relawan kosong satu untuk melakukan tabayun, klarifikasi dan sebarkan kebenaran yang hakiki bahwa jokowi adalah pemimpin yang adil dan menjaga nilai-nilai agama dan membawa Indonesia ke arah lebih baik,” pungkasnya.(Udine/DT).

  • Bagikan